| Wisata Sejarah Ternate |
| MALUKU UTARA - Tujuan Wisata |
|
Wisata Sejarah Ternate Bidang parwisata , disamping social culture masyarakat yang kaya akan budaya dan adat istiadat, juga terdapat asset – asset histories peninggalan masa lalu seperti : * Kedaton Sultan Ternate, yang dibangun oleh Sultan Muhammad Ali pada tanggal 24 Nopember 1810, terletak di atas bukit Limau Santosa dan di dalamnya menyimpan benda-benda yang bernilai sejarah cukup tinggi. * Masjid Sultan Ternate, di bangun yang oleh Sultan Hamzah pada tahun 1633 dengan kombinasi arsitektur Cina dan Jawa kuno * Benteng Toloco peninggalan bangsa Portugis, dibangun pada tahun 1512 oleh Gubernur Jendral Francisco Seereo dan direstorasi pada tahun 1610 oleh Jan Peter Booth. * Benteng Orange ( Benteng Malayu ), peninggalan Belanda, yang dibangun oleh Corneles De Jongoe pada tahun 1607 . * Benteng Kalamata ( Benteng Santa Lucia ) yang dibangun bangsa Portugis tahun 1540 dan dianeksasi Belanda tahun 1609. * Benteng Gamlamo ( Benteng Kastela ), yang dibangun oleh bangsa Portugis tahun 1521 oleh Antonio de Brito, dimana Sultan Khairun dibunuh oleh Antonio Pimentel atas perintah pamannya Capitao Diego Lopez de Mesquita * Benteng kota Janji ( Benteng Santo Pedro ), dibangun oleh bansa Portugis kemudian di duduki spanyo tahun 1606 dan dikuasai bangsa Belanda tahun 1612. * Makam Sultan babullah, yang terletak di Kelurahan Foramadiyahi,dikakai Gunung Gamalama yang memiliki daya tarik wisata. * Makam Sultan Badaruddin, Sultan asal Palembang yang diasingkan di Ternate pada tahun 1821 oleh bangsa Belanda. |